Denhubrem 064/MY Bersama Tagana Kota Serang Gelar Pelatihan Alat Komunikasi

Dandenhubrem 064/MY Mayor Chb Supantiyo sedang memberikan Pengarahan Kepada Anggota Tagana Dinsos Kota Serang.

Barometer Banten – Denhubrem 064/ Maulana Yusuf Serang melaksanakan penataran alat komunikasi bersama Tagana Kota Serang sebagai salah satu alat penting dalam penanggulangan bencana alam.

Penataran diberikan kepada anggota Tagana Kota Serang oleh Denhubrem 064/MY dalam mengaplikasikan sarana alat komunikasi yang dimiliki oleh Tagana dalam penerapannya di lokasi penanggulangan bencana alam yang dilaksanakan di Aula Denhubrem 064/MY belum lama pada Kamis, 3 Februari 2022.

Bacaan Lainnya

Peserta Latihan sedang menerima Teori tentang Alat Komunikasi oleh Kapten Chb Abd.Rahman Selaku Koordinator Latihan.

Dandenhubrem 064/MY Mayor CHB Supantiyo menjelaskan, alat komunikasi jenis apapun merupakan bagian penting dalam komunikasi sewaktu penanggulangan bencana dan harus dapat dioptimalisasikan penggunaannya. Oleh karena itu dengan kerjasama antara Denhubrem 064 Maulana Yusuf Serang dengan Tagana Kota Serang diharapkan dapat membantu kinerja Tagana dalam mengaplikasikan alat komunikasi secara optimal serta kedepan agar diadakan secara berkelanjutan dalam mengadakan pelatihan-pelatihan alat komunikasi demi membantu terlaksananya penanggulangan bencana alam secara maksimal.

Para peserta Latihan sedang melaksanakan Praktek penginstalasian dan Pengoperasian Radio HF Dan UHF.

Dalam Pelaksanaan Latihan penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) dIlaksanakan dalam 2 Tahap,baik secara teori maupun Praktek Lapangan. Pemberian Materi secara teori mencakup Penginstalasian dan Pengoperasian Radio HF dan UHF Serta Repeater Sebagai Sarana pendukung.

Selanjutnya, Danden hubrem 064/ MY menambahkan alat komunikasi dalam penanggulangan bencana bukan saja hanya untuk membantu dalam kondisi darurat bencana, tapi juga penting saat dan pra bencana. Yang merupakan cara terbaik untuk kesuksesan mitigasi bencana, persiapan, respon dan pemulihan pada saat bencana. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *