Indonesia Bakal Alami Hari Tanpa Bayangan

  • Whatsapp
Ilustrasi

Barometer Banten – Bayangan sedianya muncul ketika sebuah benda tersinari cahaya, dan hal itu alamiah terjadi. Saat siang hari di Indonesia, semua benda memiliki bayangan karena tersinari cahaya matahari. Namun, akan berbeda ketika pada beberapa hari kedepan, sebab bayangan akan hilang, bukan karena cahaya matahari menghilang, melainkan posisinya akan tepat berada di di posisi paling tinggi di langit.

Kondisi ini disebut Kulminasi atau transit atau istiwa’. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang  pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama. Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang”,  karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan. Demikian dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada laman resminya, Rabu (24/02/2021).

Kondisi ini terjadi akibat bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi. Sehingga, posisi Matahari dari bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5o LU sampai dengan 23,5o LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari.

Baca Juga: Ombang Ambing Jembatan Selat Sunda yang Berakhir Kandas di Era Jokowi

Pada tahun ini, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2021 pukul 16.37 WIB dan 23 September 2021 pukul 02.21 WIB. Adapun pada 21 Juni 2021 pukul 10.32 WIB, matahari berada di titik balik utara dan pada 21 Desember 2021 pukul 22.59 WIB matahari berada di titik balik Selatan.

Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan  terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa. Di kota-kota lain, kulminasi utama terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang kota tersebut. Khusus untuk wilayah Banten, fenomena ini terjadi pada 4 s/d 5 Maret 2021.  Secara  umum,  kulminasi  utama tahun 2021 di Indonesia terjadi antara 20 Februari 2021. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *